Hari Anas (Hari Anak Nasional)

9:58 AM

Lucu juga. 

Hari ini Endonesa memperingati Hari Anak Nasional (Hari Anas). Aku tidak terlalu tahu. Kebetulan tahu dari Google yang rajin membuat edisi-edisi spesial dalam memperingati hari. Jadi Hari Anas ini diperingati setiap 23 Juli menurut Keputusan Presiden Republik (E)Indonesia Nomer 44. 

Nah, lucu juga. 

Di kala seharusnya seluruh anak di negeri kita ini di berdayakan dan di kembangkan pendidikannya, di berita kita malah di bombardir dengan berita ormas bertingkah lagi. Sudah hilang makna Ramadhan tahun ini, ketika sebuah organisasi masyarakat yang mengklaim diri mereka adalah laskar Islam garis keras, malah beradu mulut, melakukan sweeping prostitusi di Kendal secara tiba-tiba, berakhir kriminal, dan berujung saling menyalahkan. Seharusnya, jika laskar Islam ini benar-benar merasa umat Tuhan paling taat, hanya karena berusaha memberantas maksiat dan keburukan di tanah mereka tanpa pandang bulu, tidak seharusnya mereka kemudian meneriakkan kebenaran mereka dengan emosi, saling tuding, dan menjatuhkan. Seharusnya mereka itu TARAWEH bukan MARAH-MARAH. Semua salah. Dengan saling mencaci maki tanpa isi, mereka seperti anak kecil yang berkelahi karena masalah "kamu yang bikin vas itu jatuh." "bukan aku. Kamu yang dorong aku hingga vas itu jatuh." "kamu duluan yang mengejekku!" "kamu bohong!" Yah. Kecurigaanku para 'petinggi yang meninggi' ini mengalami penyakit leukodystrophy. Ini semacam penyakit genetik langka yang menyerang mielin dalam sistem saraf, sumsum tulang belakang dan otak. Intinya, fungsi otak seseorang akan semakin menurun sehingga mereka akan bertingkah kekanak-kanakan

Lucu juga, kan? 

Entah mereka ingin memperingati Hari Anas ini dengan mendalam sehingga bereaksi seperti anak kecil, atau mereka benar-benar kelainan otak. Fungsi otak mereka menurun drastis. Menyedihkan. Kondisi negara kita bukan lagi dalam level siaga, tapi sudah waspada. Masyarakat tidak lagi dapat mengandalkan yang seharusnya dapat diandalkan. Mereka seperti pria-pria bajingan yang sehabis menghamili wanita, kemudian acuh saling tuding tidak mau bertanggung jawab. Jelas mereka bajingan, kan? Cuma mau enaknya. 

Lucu. 

Hari Anak Nasional di abaikan, kemudian seluruh perhatian terpusat pada adu mulut pria bajingan yang terkena penyakit genetik leukodystrophy
Masa depanmu mulai dipertanyakan, Nak. Mengharap kalian dapat bertahan hidup di sini saja sudah terlalu jauh. Apalagi berharap kalian dapat menjadi penerus bangsa. Tapi, cobalah hibur dirimu dengan bermimpi. Setidaknya mimpi, tekadmu, dan keikhlasan dapat membawamu jauh dari busuknya orang-orang yang lebih tinggi darimu itu. 

Eh tapi. Hari ini anak-anak komplek kosanku meledakkan banyak petasan. Jelas mereka sudah memiliki cita-cita mereka *tutup telinga* 

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe